HOME
Home » Tak Berkategori » Bagaimana Ilmu Kimia Dikenalkan Pada Peserta Didik Kelas V SD?

Bagaimana Ilmu Kimia Dikenalkan Pada Peserta Didik Kelas V SD?

Posted at April 10th, 2018 | Categorised in Tak Berkategori
OkeStore Theme

Pagi tadi ada WA dari teman bahwa beliau tidak bisa ngajar karena ada saudaranya yang meninggal. Kebetulan jadwal kelas yang saya pegang adalah PAI, maka sayapun menuju kelas VE ( kelas dengan wali kelasnya bu Wati yang berhalangan mengajar tersebut). Saya masuk dan memberi salam pada anak-anak kelas VE, dan disambut dengan antusias oleh mereka.

” Belajar apa sekarang, dan  Sudah sampai mana belajarnya nak?” tanya saya. ” Pelajaran tema pak, tema 9″, jawab mereka. Sayapun memperhatikan sebentar isi buku tema 9 tersebut. Kemudian saya menjelaskan tentang gambaran umum yang ada di tema 9, baik tentang muatan materi IPA, IPS, Bahasa Indonesia, maupun PKn.

Baiklah anak-anak kita akan belajar tentang pembagian materi secara kimia. Pada pelajaran sebelumnya kalian sudah memahami pembagian materi berdasarkan wujudnya. Yaitu……. serentak anak-anak menjawab: padat, cair dan gas.

Naah sekarang kita akan mempelajari  penggolongan materi secara kimia. Materi secara umum dibagi menjadi dua golongan besar yaitu: Zat murni( zat tunggal), dan zat tidak murni ( campuran ).

# Apa yang dimaksud dengan Zat Tunggal?

Zat tunggal atau Zat mZat murniurni adalah zat yang hanya mengandung satu macam zat penyusun. Dengan cara-cara fisika, zat murni tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat-zat lain yang lebih sederhana. Contoh zat murni adalah emas 24 karat, air suling atau aquades, dan besi murni.
Perhatikan gambar di samping! Apakah gambar tersebut memberikan contoh-contoh zat murni atau zat tunggal?

Mengapa benda-benda tersebut dikatakan sebagai zat murni atau zat tunggal?

Zat murni merupakan materi yang memiliki komposisi yang selalu sama dan tetap, dapat berupa unsur atau senyawa. Contoh zat murni adalah karbon, tembaga, emas, besi, timah, perak, belerang, seng, raksa, air, garam, gula, dan sebagainya

Bagaimana halnya jika garam dicampur dengan gula, atau garam dimasukan ke air, apakah masih dikategorikan  sebagai zat murni atau zat tunggal?

Jadi jika garam, gula, atau zat murni lainnya sudah dicampur dengan zat lain, maka zat tersebut disebut………

Baiklah coba perhatikan gambar di bawah ini:

Blog Pendidikan

Karena sudah bukan zat murni lagi, maka Larutan termasuk campuran. Campuran bisa berupa larutan, kaloid. atau suspensi.

Campuran adalah materi yang mengandung dua macam atau lebih zat penyusun. Zat murni selalu memiliki sifat yang sama, sedangkan campuran dapat memiliki sifat yang berbeda bergantung pada komposisi komponen penyusunnya. Hal ini disebabkan karena masing-masing zat penyusun campuran masih mempertahankan sifat-sifat asalnya.
 
Contoh campuran adalah: Air gula, oralit, adukan semen dan pasir, perunggu, atmosfer, air laut, dsb. Mengapa atmosfer termasuk campuran?, karena atmosfer bumi terdiri atas campuran nitrogen, oksigen, karbon dioksida, uap air, dan sejumlah kecil gas-gas lainnya.
Sebagian besar materi yang kita kenal dalam kehidupan sehari-hari merupakan suatu campuran. Mengapa ? Karena dalam kehidupan sehari-hari jarang sekali kita temukan zat murni. Contoh garam dapur ( NaCl) sudah dicampur dengan Yodium. Beragam jenis air yang kita kenal dalam kehidupan sehari-hari, seperti air sumur, air ledeng, air dalam kemasan, air kolam, air sungai, dan air laut merupakan suatu campuran. Air tersebut merupakan campuran karena di dalamnya mengandung partikel lain selain partikel-partikel air. Sebagai contoh, dalam air mineral yang biasa kita minum terdapat beragam partikel mineral selain partikel-partikel air.
Secara garis besarnya pembagian materi secara kimia adalah seperti pada diagram di bawah ini:
Campuran yang homogen contohnya adalah Larutan, sedangkan yang heterogen adalah koloid, dan suspensi.

Blog sebagai sumber belajar

Koloid adalah suatu campuran zat heterogen antara dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat yang berukuran koloid tersebar merata dalam zat lain. Ukuran koloid berkisar antara 1-100 nm

Suspensi adalah suatu campuran fluida yang mengandung partikel padat. Atau dengan kata lain campuran heterogen dari zat cair dan zat padat yang dilarutkan dalam zat cair tersebut.

 

 
Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel berikut:
Unsur
Senyawa
Campuran
Disusun oleh zat murni
Disusun oleh 2 unsur atau lebih
Disusun oleh beberapa zat
Tidak dapat dipisahkan secara mudah
Dapat dipisahkan dengan reaksi kimia
Dapat dipisahkan secara fisika
Lebih sederhana dari senyawa
Sifatnya berbeda dengan unsur penyusunnya
Sifat zat penyusun masih ada
Tersedia di alam bebas
Terbentuk dari perubahan kimia
Terbentuk dari perubahan fisika
Semua sifat sama
Semua sifat sama
Sifat tidak sama tergantung penyusunnya
 

Note: Yang saya tahu sekitar dua  tahun yang lalu sampai sekarang, materi ini diajarkan pada peserta didik kelas VI. Dan kalau dulu, materi ini  saya dapatkan ketika kelas I SMP.

Tags :

No comment for Bagaimana Ilmu Kimia Dikenalkan Pada Peserta Didik Kelas V SD?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Related Post to Bagaimana Ilmu Kimia Dikenalkan Pada Peserta Didik Kelas V SD?

berita terbaru

Fakta dan Opini terkait Covid 19 dari Masalah Kesehatan sampai Keamanan

Posted at Juni 7, 2020

Sebelumnya saya mohon maaf kepada rekan-rekan netter dan pemerintah jika ulasan saya ini afak nyeleneh. Saya hanya mengutarakan beberapa opini tentang virus corona ini... Read More

cara mudah belajar matematika dan ipa

Cara Belajar Matematika dan IPA dengan Mudah-1

Posted at Maret 8, 2020

Apakah sobat rohmansa sudah tahu rahasianya? Bagaimana cara mudah belajar matematika ? Bagaimana cara mudah belajar IPA terutama Fisika? Matematika bagi kebanyakan peserta didik... Read More

matematika teorema pythagoras

Belajar Matematika Kelas 8 Tentang Teorema Pythagoras

Posted at Februari 23, 2020

A.      Teorema Pythagoras  Untuk setiap segitiga siku-siku berlaku kuadrat panjang Hipotenusa sama dengan jumlah kuadrat panjang sisi siku-sikunya. Jika c adalah panjang sisi miring/hipotenusa segitiga,... Read More

sumber belajar Alam

Alam sebagai Sumber Belajar Ilmu Fisika

Posted at Februari 9, 2020

Saya teringat pada ungkapan seorang Dosen senior ITB yaitu Prof. Lilik.  Beliau sebagai Dosen Wali memberikan nasihat pada saya untuk mengembalikan Ilmu Fisika sebagai... Read More

facebook marketing

Belajar Social Media Marketing Untuk Bisnis

Posted at Januari 19, 2020

Ya ada 4 ( empat ) buku yang saya beli pada hari Sabtu tanggal 18 Januari kemarin. Isi salah satu buku yang saya beli... Read More

OkeStore Theme