HOME
Home » Tak Berkategori » Pengalaman Ikut Tes Pascasarjana ITB

Pengalaman Ikut Tes Pascasarjana ITB

Posted at November 18th, 2018 | Categorised in Tak Berkategori
OkeStore Theme

Setelah sekian lama saya tidak aktif blogging dan berbagi berita terkini, dengan banyak alasan diantaranya jaringan internet yang susah saya dapatkan kecuali ketika berada di sekolah. Sedangkan ketika berada di sekolah saya harus mengontrol anak-anak dari pagi sampai siang jadi sedikit waktu untuk buka laptop.

Kali ini saya akan berbagi berita pengalaman ikut tes pascasarjana di ITB, yang mudah-mudahan dapat menjadi referensi bagi semua teman blogger yang berniat untuk melanjutkan studi di pascasarjana ITB ini.

Sebenarnya latar belakang pendidikan saya adalah S1 PGSD, hanya pernah kuliah di teknik elektro ITB, dan Matematika UNPAS, maka saya memberanikan diri untuk ikut tes pascasarjana ITB ini. Semula saya ingin masuk Magister Pengajaan Matematika, malah sudah saya download kurikulumnya, tapi karena pada semester tersebut tidak dibuka maka saya memilih Magister Pengajaran Fisika. Terus terang saya ikut tes di pascasarjana ITB hanya iseng saja sambil uji kemampuan saya apa saya masih layak melanjutkan kuliah di S2 dalam usia saya yang waktu itu  sudah 49 tahun .

Ada 3 persyaratan untuk dapat lolos dan dapat menjadi mahasiswa pascasarjana ITB: Persyaratan pertama adalah lulus TOEFL 475 (khusus SBM 500) atau ELPT 77,  saya sendiri ikutan tes bahasa inggris ELPT dari ITB dengan nilai yang paspasan yaitu 84.  Ada 150 soal yang harus kita jawab yang terdiri dari 50 soal listening, 50 soal structure, dan 50 soal reading comprehension. Saya sarankan tempat duduk teman blogger jangan terlalu jauh dari speaker. Untuk dapat tes ELPT atau TOEFL dapat menghubungi langsung ke Pusat Bahasa ITB. Tips sukses mengikuti tes ELPT ini adalah perhatikan kata kunci dari setiap soal dan perbanyak latihan. Saya banyak latihan mengikuti TOEFL, tapi ternyata berbeda karena di tes TOEFL dalam listeningnya ada 3 tahapan yaitu short conversation, midle conversation, dan long conversation/ narasi, naah sedangkan di tes ELPT ini langsung pada long conversation/ narasi jadi saya sangat kaget di awal, sehingga pengaruh pada tahap selanjutnya yaa tapi masih beruntung lulus walau hanya paspasan

Persyaratan ke 2 adalah lulus TPA Bapennas dengan skor minimal 475, saya sendiri memperoleh skor TPA Perbannas 490 jadi termasuk paspasan juga. Dalam tes ini kita disuguhi 250 soal yang dibagi menjadi 3 sesi. Tiap sesi berlangsung selama 1 jam, dan selama sesi tersebut berlangsung, peserta hanya boleh mengerjakan soal khusus di sesi tersebut, tidak boleh mengerjakan soal di sesi lainnya. Sesi pertama adalah tes verbal, yang berfungsi untuk mengukur kegesitan mental seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, tes pengelompokan kata, tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), serta tes logika cerita. Sesi ke 2 adalah tes matematika dasar dan logika. Dan terakhir adalah tes figural yang meliputi gambar, simol, atau diagram.

Pengalaman saya ketika mengikuti TPA Bapennas, karena saya baru beradaptasi dengan kacamata yang saya gunakan sehingga kadang ada beberapa soal yang harus saya baca berulang-ulang. Saya sangat terbantu ketika harus mengerjakan soal-soal numerik karena bacaannya sedikit tapi saya agak menguasai bidang ini. Tapi sangat dirugika ketika harus menjawab soal-soal yang puaaaanjaaaang buaaaangeeeeet sehingga membacanya saja sudah males, maka saya banyak membaca secara loncat-loncat. Jadi Tips Sukses TPA adalah banyak berlatih, latihan membaca cepat hehe.

Alhamdulillah meskipun dengan skor paspasan saya dapat lulus tes TPA Bapennas ini. Ada beberapa teman kuliah yang harus mengikuti tes beberapa kali sehingga akhirnya lulus.

Persyaratan ke 3 lolos dari tes di jurusan yang kebetulan waktu itu untuk program studi Pengajaran Fisika hanya wawancara saja, saya sendiri diwawancarai oleh pihak fisika ITB melalui telpon.

Nah demikian sedikit pengalaman saya sehingga dapat lulus di pasca sarjana Pengajaran Fisika ITB dan sekarang saya bisa menambahkan M.Si.P di belakang nama saya.

Semoga bermanfaat dan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi semua…Wassalam NurRohman

Tags :

2 Komentar for Pengalaman Ikut Tes Pascasarjana ITB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Related Post to Pengalaman Ikut Tes Pascasarjana ITB

berita terbaru

Fakta dan Opini terkait Covid 19 dari Masalah Kesehatan sampai Keamanan

Posted at Juni 7, 2020

Sebelumnya saya mohon maaf kepada rekan-rekan netter dan pemerintah jika ulasan saya ini afak nyeleneh. Saya hanya mengutarakan beberapa opini tentang virus corona ini... Read More

cara mudah belajar matematika dan ipa

Cara Belajar Matematika dan IPA dengan Mudah-1

Posted at Maret 8, 2020

Apakah sobat rohmansa sudah tahu rahasianya? Bagaimana cara mudah belajar matematika ? Bagaimana cara mudah belajar IPA terutama Fisika? Matematika bagi kebanyakan peserta didik... Read More

matematika teorema pythagoras

Belajar Matematika Kelas 8 Tentang Teorema Pythagoras

Posted at Februari 23, 2020

A.      Teorema Pythagoras  Untuk setiap segitiga siku-siku berlaku kuadrat panjang Hipotenusa sama dengan jumlah kuadrat panjang sisi siku-sikunya. Jika c adalah panjang sisi miring/hipotenusa segitiga,... Read More

sumber belajar Alam

Alam sebagai Sumber Belajar Ilmu Fisika

Posted at Februari 9, 2020

Saya teringat pada ungkapan seorang Dosen senior ITB yaitu Prof. Lilik.  Beliau sebagai Dosen Wali memberikan nasihat pada saya untuk mengembalikan Ilmu Fisika sebagai... Read More

facebook marketing

Belajar Social Media Marketing Untuk Bisnis

Posted at Januari 19, 2020

Ya ada 4 ( empat ) buku yang saya beli pada hari Sabtu tanggal 18 Januari kemarin. Isi salah satu buku yang saya beli... Read More

OkeStore Theme