Bagaimana Ilmu Kimia Dikenalkan Pada Peserta Didik Kelas V SD?

Bagaimana Ilmu Kimia Dikenalkan Pada Peserta Didik Kelas V SD?

Pagi tadi ada WA dari teman bahwa beliau tidak bisa ngajar karena ada saudaranya yang meninggal. Kebetulan jadwal kelas yang saya pegang adalah PAI, maka sayapun menuju kelas VE ( kelas dengan wali kelasnya bu Wati yang berhalangan mengajar tersebut). Saya masuk dan memberi salam pada anak-anak kelas VE, dan disambut dengan antusias oleh mereka.

” Belajar apa sekarang, dan  Sudah sampai mana belajarnya nak?” tanya saya. ” Pelajaran tema pak, tema 9″, jawab mereka. Sayapun memperhatikan sebentar isi buku tema 9 tersebut. Kemudian saya menjelaskan tentang gambaran umum yang ada di tema 9, baik tentang muatan materi IPA, IPS, Bahasa Indonesia, maupun PKn.

Baiklah anak-anak kita akan belajar tentang pembagian materi secara kimia. Pada pelajaran sebelumnya kalian sudah memahami pembagian materi berdasarkan wujudnya. Yaitu……. serentak anak-anak menjawab: padat, cair dan gas.

Naah sekarang kita akan mempelajari  penggolongan materi secara kimia. Materi secara umum dibagi menjadi dua golongan besar yaitu: Zat murni( zat tunggal), dan zat tidak murni ( campuran ).

# Apa yang dimaksud dengan Zat Tunggal?

Zat tunggal atau Zat mZat murniurni adalah zat yang hanya mengandung satu macam zat penyusun. Dengan cara-cara fisika, zat murni tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat-zat lain yang lebih sederhana. Contoh zat murni adalah emas 24 karat, air suling atau aquades, dan besi murni.
Perhatikan gambar di samping! Apakah gambar tersebut memberikan contoh-contoh zat murni atau zat tunggal?

Mengapa benda-benda tersebut dikatakan sebagai zat murni atau zat tunggal?

Zat murni merupakan materi yang memiliki komposisi yang selalu sama dan tetap, dapat berupa unsur atau senyawa. Contoh zat murni adalah karbon, tembaga, emas, besi, timah, perak, belerang, seng, raksa, air, garam, gula, dan sebagainya

Bagaimana halnya jika garam dicampur dengan gula, atau garam dimasukan ke air, apakah masih dikategorikan  sebagai zat murni atau zat tunggal?

Jadi jika garam, gula, atau zat murni lainnya sudah dicampur dengan zat lain, maka zat tersebut disebut………

Baiklah coba perhatikan gambar di bawah ini:

Blog Pendidikan

Karena sudah bukan zat murni lagi, maka Larutan termasuk campuran. Campuran bisa berupa larutan, kaloid. atau suspensi.

Campuran adalah materi yang mengandung dua macam atau lebih zat penyusun. Zat murni selalu memiliki sifat yang sama, sedangkan campuran dapat memiliki sifat yang berbeda bergantung pada komposisi komponen penyusunnya. Hal ini disebabkan karena masing-masing zat penyusun campuran masih mempertahankan sifat-sifat asalnya.
 
Contoh campuran adalah: Air gula, oralit, adukan semen dan pasir, perunggu, atmosfer, air laut, dsb. Mengapa atmosfer termasuk campuran?, karena atmosfer bumi terdiri atas campuran nitrogen, oksigen, karbon dioksida, uap air, dan sejumlah kecil gas-gas lainnya.
Sebagian besar materi yang kita kenal dalam kehidupan sehari-hari merupakan suatu campuran. Mengapa ? Karena dalam kehidupan sehari-hari jarang sekali kita temukan zat murni. Contoh garam dapur ( NaCl) sudah dicampur dengan Yodium. Beragam jenis air yang kita kenal dalam kehidupan sehari-hari, seperti air sumur, air ledeng, air dalam kemasan, air kolam, air sungai, dan air laut merupakan suatu campuran. Air tersebut merupakan campuran karena di dalamnya mengandung partikel lain selain partikel-partikel air. Sebagai contoh, dalam air mineral yang biasa kita minum terdapat beragam partikel mineral selain partikel-partikel air.
Secara garis besarnya pembagian materi secara kimia adalah seperti pada diagram di bawah ini:
Campuran yang homogen contohnya adalah Larutan, sedangkan yang heterogen adalah koloid, dan suspensi.

Blog sebagai sumber belajar

Koloid adalah suatu campuran zat heterogen antara dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat yang berukuran koloid tersebar merata dalam zat lain. Ukuran koloid berkisar antara 1-100 nm

Suspensi adalah suatu campuran fluida yang mengandung partikel padat. Atau dengan kata lain campuran heterogen dari zat cair dan zat padat yang dilarutkan dalam zat cair tersebut.

 

 
Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel berikut:
Unsur
Senyawa
Campuran
Disusun oleh zat murni
Disusun oleh 2 unsur atau lebih
Disusun oleh beberapa zat
Tidak dapat dipisahkan secara mudah
Dapat dipisahkan dengan reaksi kimia
Dapat dipisahkan secara fisika
Lebih sederhana dari senyawa
Sifatnya berbeda dengan unsur penyusunnya
Sifat zat penyusun masih ada
Tersedia di alam bebas
Terbentuk dari perubahan kimia
Terbentuk dari perubahan fisika
Semua sifat sama
Semua sifat sama
Sifat tidak sama tergantung penyusunnya
 

Note: Yang saya tahu sekitar dua  tahun yang lalu sampai sekarang, materi ini diajarkan pada peserta didik kelas VI. Dan kalau dulu, materi ini  saya dapatkan ketika kelas I SMP.

Bagaimana Sebuah Blog Bisa Menjadi Sumber Belajar?

Bagaimana Sebuah Blog Bisa Menjadi Sumber Belajar?

Yaa karena saya seorang guru, maka blog pribadi saya juga harusnya bisa menjadi media pendukung dalam upaya pembelajaran  pada peserta didik.  Banyak hal yang dapat dilakukan seorang guru dalam memanfaatkan blog kaitannya dengan dunia pendidikan:

  1. Blog sebagai sumber Informasi : Artinya para peserta didik dapat memanfaatkan blog dalam mencari informasi yang berhubungan dengan masalah/ soal yang mereka hadapi. Baik berupa informasi yang berupa teks, gambar, maupun video.
  2. Blog sebagai media pembelajaran: Artinya seorang guru dapat memanfaatkan blog, baik milik dirinya maupun milik orang lain, untuk sebagai penunjang pembelajaran di kelas atau luar kelas, bisa dengan memakai proyektor, atau smart board. Contoh guru menayangkan video tentang materi yang sedang dipelajari, kemudian diadakan tanya jawab tentang video tersebut, dan akhirnya guru beserta peserta didik membuat beberapa kesimpulan dari hasil diskusi tersebut. Guru juga dapat memberikan tugas, dsb melalui blog, kemudian dapat memeriksanya dengan cepat seperti yang ada di edmodo/
  3. Blog sebagai media penunjang bakat: Peserta didik yang memiliki bakat menulis, diajak untuk ikut menulis artikel, dan hasil karya mereka ditayangkan di blog tersebut. Bagi peserta didik yang memiliki bakat menggambar, gambar mereka ditayangkan di blog sehingga makin menumbuh kembangkan minat dan bakat serta kemampuan mereka dalam menggambar. dsb. Bahkan guru juga dapat memberikan tugas kepada para peserta didiknya untuk membuat blog masing-masing.
  4. Mempermudah komunikasi: Yaa dengan adanya blog seorang guru atau dosen dapat berkomunikasi 2 arah meski tidak ada di kelas. Misalkan ketika seorang guru lupa tidak memberikan tugas ke pada peserta didik, dapat dilakukan melalui blog yang Ia miliki.

Bagaimana Cara Membuat Blog Menjadi Sumber Belajar?

Ada beberapa Tips dan Trik agar Blog kita bisa menjadi sebuah Sumber Belajar:

  1. Buat konten-konten yang isinya berhubungan dengan pelajaran. Pastikan bahasanya dapat dipahami oleh para peserta didik, dan tambahkan beberapa gambar penjelas dari materi yang sedang dibahas.
  2. Buat Video, atau ambil video dari sumber lain, kemudian tayangkan di Blog sobat
  3. Buat sarana diskusi yang melibatkan para peserta didik untuk saling tanya jawab di antara mereka dan atau dengan Admin Blog

Demikian sekelumit manfaat dari blog untuk dunia pendidikan. Dan cara membuat blog menjadi sumber belajar Semoga bermanfaat.

Bagi sobat netter, silahkan memberikan tanggapan untuk perbaikan blog ini. Terima kasih!